Sabtu, 13 Juli 2024

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengharapkan adanya mekanisme yang dapat digunakan secara cepat dalam menghadapi inflasi

23-10-2023 09:02:21
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengharapkan
adanya mekanisme yang dapat digunakan secara cepat dalam menghadapi inflasi.

Hal tersebut dikatakannya saat High Level Meeting (HLM) dan Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflansi Daerah (TPID) Dalam Rangka Jelang Akhir Tahun 2023 di Hotel Vasa Surabaya, Jumat (20/10).

Sebagai provinsi produsen utama komoditas pangan nasional, Emil mengatakan, Jawa Timur dihadapkan pada dilema tingkat inflasi yang disebabkan oleh komoditas pangan. Pasalnya, menurut data BPS Jatim,
tingkat inflasi bulanan Jawa Timur adalah sebesar 0,32% (m-to-m) dengan komoditas beras menyumbang inflasi sebesar 0,29%.

“Jawa Timur ini adalah produsen beras, jadi kita swasembada dan ada surplusnya. Tapi kita tidak bisa melarang orang luar Jawa untuk makan beras kita, karena ini NKRI bukan batas negara,”katanya.

“Kemudian kalau daerah lain kekurangan stok, maka mereka akan mengekspor kelangkaan itu ke Jawa Timur dengan mengambil barang dari Jawa Timur. Makanya sendi-sendi dari mulai produsen sampai ke
pasar itu harus terkoneksi dan terpantau,” lanjutnya.

Mantan Bupati Trenggalek itu mengatakan, kenaikan harga dapat didorong oleh berbagai hal. Entah itu kenaikan harga produksi maupun kelangkaan bahan. Maka, diskusi pada HLM ini harus melahirkan sistem yang dapat menyelesaikan hal tersebut.

“Saya minta tolong agar ada mekanisme untuk gerak cepat manakala kenaikan harga itu entah karena cost push atau memang terjadi kelangkaan supply. Jadi daerah yang harganya tinggi bisa mendapat
manfaat dari daerah yang harganya lebih rendah kalau memang masih surplus,” katanya.

#inflasijatim#inflasi#inflasidaerah#tpidjatim

@khofifah.ip @emildardak @jatimpemprov @kominfojatim @humasprovjatim
Jumlah Pengunjung: 650